Wednesday, November 6, 2013

Hening Cipta

Para  Pembaca Bijaksana Who is Indonesian People here?
Could You Hands Up in the Air???
Who are We? Yes of course, we are Indonesian.
I'm very love my country Indonesia. . :)

Mengheningkan Cipta Dimulai.

Masih ingat tidak dengan aktivitas diatas, so pasti masih lah ea. Bahkan sampai melekat di sanubari. Ya, Hening Cipta adalah kegiatan yang sering kita lakukan dalam kehidupan kita. Dari mulai kita mengenyam pendidikan dasar yaitu PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) sampai kita ke jenjang paling tinggi yaitu Perguruan Tinggi atau dari umur balita 4 ( Empat ) tahun sampai dengan kita menutup usia. Kita harus melaksanakannya ketika hari kemerdekaan Republik Indonesia yaitu 17 Agustus 1945 atau setiap upacara yang dilakukan dimanapun atau oleh siapapun. Hening Cipta adalah kegiatan untuk merenungkan, meresapi, dan menjiwai setiap perjuangan yang dilakukan oleh setiap Pahlawan yang sangat luar biasa di Indonesia. " Tiada pahlawan tiada lah Indonesia, Tiada pahlawan kita tidak akan bisa menghirup udara dengan enak, Tiada pahlawan kita tidak akan bisa hidup tenang di negeri kita ini, Tiada pahlawan kita pasti masih dijajah dan diperbudak oleh bangsa penjajah". 

Coba deh sekejap, tolong mata semua Pembaca Bijaksana tertuju pada gambar! pasti ada suatu hal ganjil atau aneh bahkan bisa jadi lucu? dimana ada seorang anak sd yang tidak ikut menundukkan kepala sewaktu hening cipta berlangsung. Tidak hanya anak kecil yang belum tahu sepenuhnya arti dari semua itu saja yang melakukan hal tersebut tetapi termasuk orang dewasa yang penuh dengan segudang ilmu juga turut melakukan hal tersebut. Bahkan lebih parah lagi, " ada yang buka lapak untuk ngerumpi, untuk arisan, dan untuk barisan siap lari apabila ada yang terjatuh pingsan, padahal niatnya bukan untuk nolong melainkan agar keluar dari barisan upacara. Ada yang dengerin musik. Ada yang otak atik handphone. Ada yang jahilin temannya. Dan banyak lagi aktivitas yang sangat menjengkelkan!!! bahkan pada saat amanat upacara, setiap orang siap sedia memaparkan topik masing-masing dalam arena : " diskusi di dalam sebuah diskusi ". Itu adalah Fenomena Alam yang lazim terjadi di Indonesia.

Sungguh betapa sedih hati para pahlawan melihat fenomena alam tersebut. Di dalam hati Pahlawan berkata :
" Ya Tuhan sia-sia semua perjuangan yang aku lakukan untuk Negara-Ku dan Generasi Penerus-Ku". Adapun Nilai yang ingin disampaikan para pahlawan dalam hening cipta adalah agar setiap manusia di Indonesia menghargai setiap perjuangan yang dilakukan dan sangat pentingnya keberadaan pahlawan bagi Indonesia. Pahlawan ingin kita semua berterima kasih kepadanya dan yang paling penting adalah kita harus mengisi kemerdekaan dengan mempertahankan kedaulatan negara, cinta tanah air Indonesia, bangga menjadi bangsa Indonesia, belajar keras dan bekerja keras, berkarya untuk kemajuan
Negara, dan banyak melakukan hal-hal positif di dalam hidup seperti saling memberi kasih antara yang satu dengan yang lain.

Pahlawan tidak bangga, tidak suka, dan sangat benci kepada generasi penerus bangsa yang malas, putus asa, tidak punya semangat dalam hidup, tidak berani mewujudkan cita-cita serta perusak, pengacau, dan penghianat negara. Hai semua penghianat Negara dengarlah jeritan tangis para Pahlawan Indonesia.

" Untuk semua generasi penerus bangsa Indonesia tercinta, untuk kanak-kanak bertumbuh dan berkembanglah menjadi anak Indonesia yang pintar, untuk remaja dan anak sekolah manfaatkanlah waktu yang ada dengan semaksimal mungkin, because time is money dan waktu tidak datang untuk kedua kalinya. Rajin-rajinlah belajar untuk kehidupan masa depanmu, Aku sangat benci kepada-mu apabila kau pergi ke sekolah datang dengan kosong dan pulang pun tetap kosong. Aku sangat benci  kepada engkau yang menghabiskan waktu hanya dengan bermain-main dan berhura-hura. Untuk orang dewasa banyaklah berkarya dan berbuah bagi Negara. Engkau jangan menjadi penghianat, perusak, pecundang, dan penghancur negara, dengan tingkah laku-mu
yang memuakkan Aku. Hiduplah saling berdamai, berbagi, dan saling tolong-menolong".

" Hidup Pahlawan Indonesia "


2 comments:

  1. Jadi ingat saat masa-masa cekulah dulu, upacara merupakan rutinitas setiap hari senin yang wajib diikuti oleh seluruh siswa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha. .
      iya bener tuch mbak. .
      merindukan masa2 sekolah dulu. .:)

      Delete